Tangis Mega Akhiri Pidato Politik Penutupan

Kongres III PDIP

Tangis Mega Akhiri Pidato Politik Penutupan

- detikNews
Kamis, 08 Apr 2010 18:48 WIB
 Tangis Mega Akhiri Pidato Politik Penutupan
Denpasar - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kepada semua kader PDIP untuk menjadikan Kongres III PDIP sebagai tahun kebangkitan. Untuk itu, Mega meminta doa kepada semua kader PDIP agar sisa umur yang dimiliki dapat lebih bermanfaat untuk kepentingan perjuangan mensejahterakan rakyat.

"Saya tidak tahu akan diberi hidup oleh Tuhan sampai umur berapa. Tetapi permohonanku kepada-Nya ialah, supaya hidupku itu hidup yang manfaat. Manfaat bagi tanah air dan bangsa, manfaat bagi sesama manusia," kata Mega sambil menangis yang disambut histeris dan isak tangis peserta kongres.

Hal itu disampaikan Mega saat menyampaikan pidato politik pasca pelantikan pengurus baru di Hotel Inna Grand Bali Beach, Kamis (8/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mega, dalam setiap sembahyang yang dilakukannya, doa dan harapan agar bisa lebih maksimal memperjuangkan nasib rakyat dapat terwujud. Sementara saat Mega mengatakan dengan ucapan keras menggelegar yang disertai tangis, para peserta semakin terbawa emosi tersebut.

"Permohonanku ini, saya panjatkan pada tiap-tiap sembahyang. Sebab Dia-lah asal segala asal, Dia-lah “purwaning dumadi”," pungkas Mega yang langsung mengakhiri pidatonya.

Sementara itu, suasana di dalam kongres pasca penyampaian pidato Mega langsung terlihat haru. Eddo Kondologit langsung memimpin lagu padamu negeri untuk dinyanyikan bersama mengiringi ucapan selamat dari para kader PDIP terhadap pengurus baru.
(yid/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads