"PM telah membatalkan perjalanannya ke KTT ASEAN guna menunggu dan menyaksikan situasi di sini," kata Satit Wonghnongtaey, menteri untuk kantor PM Thailand seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (8/4/2010).
Pembatalan ini diumumkan sehari setelah Abhisit menyatakan keadaan darurat di Bangkok. Keadaan darurat itu diberlakukan setelah para demonstran pendukung Thaksin atau yang dikenal sebagai massa 'Red Shirts' menyerbu gedung parlemen.
Aksi tersebut menyebabkan para menteri Thailand yang sedang berada di dalam gedung dievakuasi dengan menggunakan dua helikopter militer.
Para demonstran bersikeras menuntut Abhisit untuk mundur dan segera mengadakan pemilihan umum. Para demonstran bahkan mengancam akan bersikap ofensif seiring diberlakukannya keadaan darurat.
(ita/nrl)











































