"Saya baru dengar soal Pak Taufiq tidak siap lagi dari dari Anda. Sebagai murid Bung Karno, tidak ada kata tidak siap jika diminta dan dibutuhkan," kata AP Batubara kepada wartawan di sela-sela acara Kongres III PDIP di Hotel Inna Grand Bali Beach, Rabu (7/4/2010).
Menurut AP, kesiapan dirinya menjadi ketua deparpu jika memang benar Taufiq Kiemas tidak bersedia lagi. Sebab AP merasa punya tanggung jawab mendampingi Mega sampai berhasil mengantarkan transisi kepemimpinan PDIP pada penggantinya yang pas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa harus mendampingi dia sampai dia berhasil menghantarkan regenerasi kepemimpinan di PDIP sebagaimana yang disampaikannya," imbuhnya.
AP menegaskan bahwa kesiapannya menjadi ketua deparpu PDIP bukan karena memiliki kepentingan tertentu. Apalagi saat ini dia sudah menjadi anggota deparpu dan mengaku cukup didengar nasehatnya oleh Mega.
"Kalau saya siap begini, bukan karena saya memiliki kepentingan tertentu. saya sudah selesai soal keinginan, untuk makan, saya sudah lebih dari cukup. Tapi saya hanya ingin mengawal ideologi PDIP dan mandampingi mega, itu saja," paparnya.
Saat ditanya kalau ternyata mega tidak memilihnya menjadi ketua deparpu, AP juga tidak ambil pusing. Karena, selama PDIP menjadi partai yang melanjutkan perjuangan Bung Karno, dia akan mendampingi Mega di posisi manapun.
"saya tidak ada urusan dengan jabatan dan posisi mas, tidak jadi Ketua Deparpu pun, selama partai ini ada di trak-nya, saya akan jaga mega dan dampingi dia," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, taufik kiemas menyakatan tidak akan ikut cawe-cawe lagi dalam kepengurusan DPP PDIP periode 2010-2015. Taufiq mengaku ingin lebih fokus dengan tugas barunya sebagai ketua MPR. namun, keputusan taufiq ini bisa jadi berubah jika banyak pihak memintanya kembali menjadi Deparpu.
Dengan pernyataan taufiq tersebut, bermunculan lah nama-nama calon pengganti Taufiq. Mereka antara lain, AP batubara dan sabam Sirait.
(yid/ndr)











































