"Dia menjaga eksistensi partai," kata Sekjen PDIP demisioner, Pramono Anung, usai rapat pembahasan AD/ART di Komisi Organisasi Kongres III PDIP, Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Rabu (7/4/2010).
Pram, sapaan akrabnya, menjelaskan jika dalam Kongres 2005 lalu pengambilan sikap oposisi adalah hak prerogatif ketum terpilih. Maka dengan adanya Majelis Ideologi, ke depan lembaga ini akan membantu ketua umum untuk merumuskan sikap tersebut.
"Sekarang Majelis Ideologi yang bantu ketua umum untuk ambil keputusan dan menjabarkan ke bawah," jelas Pram.
Pram memaparkan, Majelis Ideologi akan diketui oleh ketua umum terpilih yang anggotanya terdiri dari unsur DPP dan tokoh partai.
(lrn/Rez)











































