Hal tersebut diungkapkan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, saat berbincang-bincang dengan detikcom, Rabu (7/4/2010).
Andi menjelaskan, pengalaman di negara rawan gempa seperti Jepang menunjukkan bahwa mitigasi bencana dapat mengeliminasi dampak-dampak mengerikan dari gempa, seperti jatuhnya korban jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Andi, pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan sistem mitigasi bencana yang terpadu. Salah satunya menggagas penyusunan buku-buku pedoman mitigasi bencana.
"Buku tersebut akan disebarkan secara luas ke berbagai lembaga pemerintah di daerah serta publik," tandasnya.
(djo/djo)











































