Kepala Dinas Operasi TNI Angkatan Udara Medan, Letkol Pnb Eduard Wisnu Murendro menyatakan, berdasarkan laporan yang diterima dari Simeuleu tidak ada kerusakan pada landasan pacu.
"Hanya tower bandara rubuh dan ada kaca yang pecah. Selebihnya, tidak ada kerusakan. Tapi ini masih laporan sementara, kita masih terus melakukan pemantauan," kata Wisnu kepada wartawan di Pangkalan TNI Angkatan Udara, Medan, Kamis (7/4/2010).
Untuk memantau kondisi kerusakan di sekitar lokasi bencana, kata Wisnu, TNI Angkatan Udara mengirimkan pesawat Foker 27 untuk melakukan pemotretan dari udara.
"Dari pemotretan ini akan diketahui seperti apa kerusakan yang terjadi akibat gempa ini," katanya.
(rul/nrl)










































