"Kami menuntut agar KPK segera menangkap Jhonny Allen," tegas orator dalam aksinya di depan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (7/4/2010).
PW mengklaim memiliki bukti VCD soal pengakuan Resco. Resco diketahui melakukan pertemuan terbatas dengan Andar M Situmorang dan juga politisi Demokrat yang lain, Joyie Yusuf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan itu sendiri diadakan di Denpasar, Bali. Menurut sampul itu, tanggal pembuatan VCD adalah 13 Maret 2010.
PW hanya membagikan sampul VCD itu. Dalam sampul itu, Resco terlihat sedang diapit oleh Joyie dan Andar.
Nama Jhonny Allen Marbun dan Resco terus menerus disebut dalam nota pembelaan (pledoi) terdakwa Abdul Hadi Djamal. Abdul Hadi juga tegas-tegas membantah telah menerima uang dalam kasus tersebut.
Abdul Hadi divonis oleh Pengadilan Tipikor selama 3 tahun. Ia terbukti bersalah telah menerima suap dari pengusaha Hontjo Kurniawan sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan pelabuhan di kawasan Indonesia Timur.
Abdul Hadi tertangkap tangan oleh KPK bersama dengan pejabat Dephub, Darmawati Dareho di Jalan Sudirman, Jakarta 2 Maret 2009. Di mobil Abdul Hadi ditemukan uang Rp 54,5 juta dan US$ 90 ribu.
(mok/nrl)











































