"Tadi pagi, kita dikejutkan oleh berita gempa yang berpotensi tsunami di bagian barat Aceh dan Sumatera Utara yang juga menarik masyarakat dunia. Alhamdulillah, gempa 7,2 SR tersebut tidak menimbulkan tsunami dan tidak mengakibatkan kerusakan yang berarti," kata SBY.
Hal ini disampaikan dia sebelum berangkat ke Hanoi, Vietnam, dalam jumpa pers di VVIP Room, Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2010).
Sesaat setelah gempa, SBY mengaku telah menghubungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara. SBY menerima laporan, kerusakan yang dialami sangat ringan. Listrik sempat padam, namun kini telah kembali hidup.
"Saya mengucapkan terima kasih pada BNPB dan pemerintah Aceh dan Sumatera Utara atas langkah sigap dalam merespon gempa ini. Saya senang sistem telah berjalan. Begitu diterima informasi gempa, tim SAR siap di Halim. Bahkan, tim kaji cepat telah melakukan assessment terhadap kerusakan gempa," papar SBY.
(aan/fay)











































