"Ada (nama baru), tapi kita perlu buktikan dulu, tidak cukup hanya menyebut nama baru," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (7/4/2010).
Edward enggan membuka identitas nama baru tersebut. Apakah dari kalangan penegak hukum atau bukan. "Dari berbagai pihak," ujar Edward.
Nama baru ini lebih dari satu orang. Polri terus berupaya melakukan penyelidikan.
"Jangan pakai kisaran, harus betul bisa dipertanggungjawabkan. Ini masih bisa berkembang," ungkap Edward.
Polri juga masih menyelidiki dugaan keterlibatan penyidik di atas Kompol Arafat, "Kalau sudah ada yang disebut pasti kita tindak lanjuti," tutupnya.
(ndr/nrl)











































