Obama Janji Akan Batasi Pemakaian Senjata Nuklir

Obama Janji Akan Batasi Pemakaian Senjata Nuklir

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2010 12:57 WIB
Washington - Presiden AS Barack Obama berjanji tidak akan menggunakan senjata nuklir terhadap negara non-nuklir yang telah menandatangani traktat non-proliferasi nuklir internasional (NPT) meskipun jika negara itu menyerang AS dengan senjata biologi atau kimia.

AS cuma akan merespons dengan senjata nuklir jika sebuah serangan dilakukan oleh negara nuklir atau negara yang tidak menandatangani atau melanggar NPT. Demikian seperti diberitakan harian Telegraph, Rabu (7/4/2010).

Hal itu tercantum dalam perubahan kebijakan strategis AS mengenai pengurangan senjata nuklir. Perubahan kebijakan yang disebut dengan Nuclear Posture Review (NPR) itu, mengingatkan negara-negara yang melanggar aturan termasuk Iran dan Korea Utara tetap menjadi target potensial serangan AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peninjauan kebijakan senjata nuklir AS ini merupakan yang pertama sejak tahun 2001 dan ketiga sejak berakhirnya Perang Dingin dua dekade lalu.

Dalam NPR ditegaskan, AS hanya akan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir dalam situasi yang ekstrem guna membela kepentingan-kepentingan vital AS atau sekutu-sekutu dan mitranya.

Dalam wawancara dengan New York Times, Obama berjanji untuk mengurangi peran senjata nuklir dalam strategi keamanan nasional AS dan fokus pada pengurangan bahaya nuklir abad-21.

Namun Obama menegaskan, dirinya akan tetap menggunakan segala cara untuk memastikan keamanan rakyat AS. "Saya akan menggunakan semua cara yang diperlukan untuk memastikan bahwa rakyat Amerika aman dan selamat," tegas Obama.

Pada 12-13 April mendatang akan digelar KTT Nuklir di Washington. Dalam pertemuan tingkat tinggi itu, Obama dan para pemimpin dunia akan membahas cara-cara mencegah terorisme nuklir serta langkah-langkah untuk mengamankan material nuklir.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini