Boediono Pantau Gempa Aceh

Gempa 7,2 SR di Aceh

Boediono Pantau Gempa Aceh

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2010 12:39 WIB
Boediono Pantau Gempa Aceh
Jakarta - Gempa yang melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara tidak memakan korban jiwa. Meski begitu, Wakil Presiden Boediono terus memantau perkembangan kondisi gempa di NAD.

"Beliau (Wapres) terus telepon Bapak Syamsul dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sejauh ini kerusakan masih minimum. Potensi tsunami dinyatakan sudah selesai," kata Jubir Wapres Yopie Hidayat di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (7/4/2010).

Yopie mengatakan, situasi di Aceh belum memerlukan kunjungan Wapres. Namun jika ada laporan perkembangan yang lebih parah, bisa saja Boediono akan bertolak ke Aceh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akan memantau intensif mungkin bagaimana dampak dari gempa. Bila parah dan membutuhkan kunjungan, nanti Pak Wapres kesana," ujarnya.

Boediono, lanjut Yopie, akan berkoordinasi dengan Presiden SBY saat di Bandara Halim Perdana Kusuma. SBY rencananya akan bertolak ke Hanoi.

Yopie membeberkan data-data yang didapat dari Pusdalop BNPB menunjukkan ada 25 gardu induk listrik di Sumut yang sudah berfungsi.

11 orang yang terluka sudah dirawat di RSUD Simeulue. Kantor BPN Simeulue mengalami rusak ringan. Sedangkan daerah Teupah Selatan mengalami kerusakan terparah. Namun kondisi masyarakat sudah mulai pulih dari trauma.

"Masih ada beberapa orang yang belum kembali ke tempat tinggal masing-masing," imbuhnya.

Dari laporan tersebut, diketahui juga gelombang pasang terpantau 80 cm. Selain Simeulue, belum ada kerusakan dilaporkan dari kabupaten dan kota lain di Aceh dan Sumut.
(gus/fay)



Berita Terkait