"30 Menit setelah gempa kita melihat ada gelombang tsunami di Pulau Banyak setinggi 40 cm dan Pulau Nias setinggi 20 cm serta Sibolga setinggi 10 cm," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr Fauzi kepada detikcom, Rabu (7/4/2010).
Namun karena ancamannya tidak besar, peringatan tsunami akhirnya dicabut. "Tadinya ada ancaman tsunami, kemudian kita pantau ancamannya. Kita lihat ancamannya tidak besar, maka ancaman diakhiri," jelas Fauzi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siarkan jika ada potensi tsunami. Jadi masyarakat bisa dievakuasi, sistem pun terus kita perbaiki," tambahnya.
(ddt/nrl)










































