Selain faktor magnitude gempa, faktor keadaan tanah yang lembut atau keras juga sangat mempengaruhi kerusakan yang ditimbulkan gempa.
"Ketika gempa di Padang, itu terjadi di daerah yang tanahnya lembut, terbukti dengan adanya likuifaksi," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr Fauzi kepada detikcom, Rabu (7/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Fauzi menuturkan, dengan kondisi tanah yang lembut dan gembur maka ketika terjadi guncangan yang kuat, tanah naik ke atas seperti air dan kemudian merubuhkan bangunan yang ada di atasnya. Kondisi tanah di Sinabang sendiri cenderung keras. "Lebih banyak tanah kapur," jelasnya.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa yang jatuh di Sinabang. Laporan yang masuk hanya sejumlah bangunan retak dan tiang listrik roboh. Sedikitnya 8 orang dirawat di RSUD Simeuleu. (ddt/nrl)










































