Cegah Perpecahan, PD Butuh Ketua Umum Berlatar Belakang Militer

Jelang Kongres PD

Cegah Perpecahan, PD Butuh Ketua Umum Berlatar Belakang Militer

- detikNews
Selasa, 06 Apr 2010 21:09 WIB
Cegah Perpecahan, PD Butuh Ketua Umum Berlatar Belakang Militer
Jakarta - Marzuki Alie, Anas Urbaningrum dan Andi Malarangeng adalah calon-calon ketua umum Partai Demokrat (PD) yang berkualitas. Namun, untuk mencegah perpecahan partai, PD masih membutuhkan ketua umum yang berlatar belakang militer.

"Selaku kader Partai Demokrat, saya memandang mutlak pelibatan kader-kader Partai Demokrat yang berlatar belakang militer untuk memperkokoh dan membangun partai," kata anggota FPD, Pieter C Zulkifli Simabuea, kepada detikcom, Selasa (6/4/2010).

Pieter membeberkan argumen mutlaknya figur militer sebagai ketua umum PD itu dengan empat alasan. Pertama. PD sebagai partai yang masih relatif muda membutuhkan keterlibatan segenap komponen kader termasuk mantan militer. Itu dimaksudkan guna menyeimbangkan komposisi kader di PD, sehingga pengambilan kebijakan dan strategi politik akan lebih matang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, papar Pieter, figur senior yang berlatarbelakang militer memiliki kedewasaan dalam bersikap. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu mencegah faksi-faksi yang potensial dapat memecah soliditas partai.

"Ketiga, fakta membuktikan selama lima tahun kepemimpinan Hadi Utomo yang berlatarbelakang militer, dinamika internal PD sangat dinamis. Hadi Utomo mampu memanajen dengan cukup baik berbagai potensi gejolak partai yang dapat merugikan partai. Fakta ini harus juga menjadi acuan manajemen partai ke depan," imbuh dia.

Terakhir, lanjut Pieter, sejarah juga membuktikan Partai Golkar yang sampai saat ini masih kokoh pada awal kelahirannya dan dalam sejarah perjalanannya banyak melibatkan tokoh militer antara lain Utoyo, Tri Sutrisno, Sudharmono, Wahono, dan Ginandjar Kartasasmita. Gerindra pun memiliki tokoh militer Prabowo Subianto.

Memang, menurutnya, PD memiliki tokoh sentral Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Dewan Pembina. Namun, kehadiran tokoh militer lainnya masih amat dibutuhkan. Membangun partai politik modern memerlukan konstruksi yang kokoh yang mengedepankan akomodasi terhadap berbagai latar belakang kader potensial.

Lantas siapa purnawirawan yang pantas memimpin PD? "Djoko Suyanto dan Erwin Soejono adalah dua contoh figur militer yang sanggup mengawal Partai Demokrat menghadapi tantangan politik global," ujar Pieter.

(irw/ddt)


Berita Terkait