"Ibu SW memang mengalami depresi dan itu sejak lama. Banyak yang tahu hampir semuanya," kata Muhamad Amin (46), tetangga SW di Jalan Nusakambangan Nomor 12 C ditemui detiksurabaya.com, Selasa (6/4/2010).
Sepengetahuan Amin, kondisi ibu empat anak tersebut sangat memprihatinkan jika kambuh. Masalahnya, wanita itu sering berteriak-teriak. Menurut Amin, depresi Moedjiati sudah lama, sebelum keluarga tersebut tinggal di Jalan Nusakambangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amin menambahkan, sudah menjadi hal biasa bagi warga sekitar tentang kondisi ibu kandung SW tersebut. Warga sendiri mengaku prihatin atas kondisi wanita itu. "Kasihan kalau melihat kondisinya, tapi mau gimana lagi. Kita sendiri takut untuk ikut campur," katanya.
Amin juga mengatakan, kedua orang tua SW adalah perokok berat. Hampir setiap kali keduanya merokok di hadapan SW. "Kedua orang tuanya merokok. SW sendiri merokok berawal dari keluarganya," katanya.
Hingga kini, lanjut Amin, ibu kandung SW tersebut masih mengonsumsi obat dari puskesmas. Obat itu diduga kuat sebagai obat penenang bagi dirinya jika kambuh.
Dugaan depresi ini juga dibenarkan oleh Mulud Riadi, suami Moedjiati. Lelaki yang sehari-hari menjadi kuli bangunan ini membenarkan, kondisi psikologi istrinya memang bermasalah. Namun, dia enggan
membeberkan secara jelas penyebabnya.
"Iya memang seperti itu, dan sudah lama," katanya. (fat/ken)











































