"Belum ada, kami belum menerima surat atau permintaan pemeriksaan kesehatan anak itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Eny Sekar saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (6/4/2010).
Eny mengatakan, jika surat sudah ada di mejanya, sudah pasti putra pasangan Mulud Riadi (50) dan Moedijiati (45) itu segera di rumah sakit. Namun selama belum ada, Eny menyarankan agar SW dibawa ke Puskesmas lebih dulu.
"Nanti kalau kondisinya parah, bisa dirujuk ke rumah sakit," kata Eny.
Untuk masalah biaya, keluarga SW dapat mengurus surat Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). "Kalau kondisi ekonomi keluarga tidak mampu, segera mengurus Jamkesda," katanya.
Secara terpisah Kepala Humas Pemerintah Kota Malang M Jusuf menerangkan, hingga kini belum ada permintaan dari Komnas PA kepada Pemkot Malang untuk membawa SW ke dokter guna memeriksa kesehatannya. "Belum ada permintaan dari Komnas PA untuk pemeriksaan anak itu," ungkapnya. (fat/ken)











































