Pembukaan Kongres III PDIP di Bali Diwarnai Isak Tangis Mega

Pembukaan Kongres III PDIP di Bali Diwarnai Isak Tangis Mega

- detikNews
Selasa, 06 Apr 2010 11:04 WIB
Denpasar - Tanpa dihadiri Presiden SBY, ketua umum DPP PDIP dengan percaya diri membuka Kongres PDIP. Mega meminta semua kader PDIP untuk tetap mempertahankan partai ini berdasarkan ideologi yang kuat dan tidak berfikir pragmatis.

"Akhirnya dengan rasa gembira, dengan mengucapkan bismillah, kongres PDIP secara resmi saya buka," kata Mega mengakhiri pidato politiknya di acara pembukaan Kongres III PDIP di Bali, Selasa (6/4/2010).

Setelah menutup pidato politiknya, Mega langsung didaulat memukul Gong sebagai tanda dibukanya Kongres ini secara resmi. Mega didampingi sekjen dan ketua DPD PDIP Bali saat memukul Gong sebanyak 3 kali itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seusai memukul gong, suasana haru dengan lantunan lagu Indonesia Pusaka karya ismail marzuki menutup prosesi pidato Mega.

Dalam akhir pidatonya, Mega dengan isak tangis mengucapkan rasa terimakasihnya atas kepercayaan kader PDIP yang ada di DPD dan DPC yang telah mempercayakan kepemimpinan partai selama 5 tahun kemarin.

Mega juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para peserta dan panitia yang sudah bekerja keras mensukseskan acara ini.

"Atas kepercayaan kader PDIP kepada saya selama 5 tahun, terimakasih. Atas usdaha daerah-daerah yang mampu mempertahankan dan memenangkan PDIP seperti, Bali, Kalbar," terangnya.

"Terima kasih dan perhargaan yang tinggi saya sampaikan kepada sesepuh partai mendampingi kami sehingga yang mampu melewati tantangan partai yang tidak mudah," tegasnya.


(yid/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini