Dalam prarekonstruksi yang dijalani bersama 4 tersangka itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan perihal keberadaan tersangka tersebut.
"Saat terjadi cekcok itu ada orang yang menghubungi 4 tersangka untuk bantuan," ujarnya di lokasi prarekonstruksi, Blowfish, Jl Gatot Subroto, Senin (5/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini ya memang pertikaiannya antara security dan pengunjung," jelasnya.
Secara singkat Boy menjelaskan kronologi bentrok di Blowfish yang sebenarnya sudah dimulai pada Sabtu dini hari tanggal 3 April 2010. Penyebabnya adalah kesalahpahaman tentang ada tidaknya tempat di dalam blowfish yang bisa ditempati oleh serombongan pengunjung.
"Pada hari itu juga sempat juga terjadi bentrokan cuma tidak tuntas pada hari itu. Lalu minggu dini harinya kelompok orang tadi datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak, terjadi bentrokan lagi. Cekcok di lobi maupun di dalam sampai akhirnya ada yang tewas," tandasnya
(gah/mad)











































