Dr Andreas Siap Dikonfrontir Soal Penyakit Lupa Nunun

Suap Pemilihan DGS BI

Dr Andreas Siap Dikonfrontir Soal Penyakit Lupa Nunun

- detikNews
Senin, 05 Apr 2010 16:37 WIB
Dr Andreas Siap Dikonfrontir Soal Penyakit Lupa Nunun
Jakarta - Dr Andreas Harry Sps (K), ahli syaraf, membenarkan Nunun Nurbaeti mengalami sakit pelupa berat. Andreas pun siap dikonfrontir dengan dokter dan ahli manapun.

"Itu keterangan yang bisa saya pertanggungjawabkan. Saya siap dikonfrontir dengan ahli manapun," kata Andreas saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/4/2010).

Andreas mengatakan, Nunun telah 3,5 tahun menjadi pasiennya. Andreas juga memiliki bukti-bukti dan hasil tes, Nunun memang mengalami sakit lupa yang berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari tes seperti CT Scan semuanya ada. Saya nggak bisa memberikan rekam medis pasien, tapi yang pasti itu bisa dipertanggungjawabkan. Hasilnya juga sudah dikonsultasikan dengan dua ahli di Singapura, dan hasilnya sama," kata Andreas.

Nunun dua kali tidak hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dengan terdakwa Dudhie Makmun Murod. Alasannya, Nunun sedang sakit pelupa berat.

Surat keterangan sakit itu disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Hakim pun meminta agar ada pembanding dari dokter KPK.

Nunun yang disebut 4 saksi dalam kasus ini, memiliki peran penting dalam penyebaran traveller's cheque ke anggota DPR. Nunun disebut yang menyuruh anak buahnya, Arie Malangdjudo, untuk membagikan treveller's cheque terkait kemenangan Miranda Goeltom pada 2004 silam.
(ken/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads