"Menurut Saya, salah satu hal yang terkait dengan kerusakan perekonomian nasional kita, sistem pendapatan negara kita itu di antaranya Pajak dan Bea Cukai," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2010).
Oleh karena itu, menurut Agun, DPR seharusnya tidak konsentrasi mengawal Ditjen Pajak saja. Apabila dibentuk Pansus, Agun menyarankan agar kedua masalah tersebut dijadikan prioritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Volume ekspor impor ini luar biasa dan banyak praktik makelar dan itu sangat merugikan keuangan negara," jelas Agun.
Agun berharap jika terbentuk nanti, Pansus Mafia Pajak tidak hanya fokus pada penyelesaian kasus Gayus.
"Bea dan Cukai harus ikut dipantau. Indikasinya sederhana saja, saya jarang melihat pegawai pajak dan bea cukai yang hidupnya melarat," tutupnya.
(van/anw)











































