"Aduh bagaimana saya menjelaskannya, itu kan reserse tinggal menangkap tinggal memeriksa kan. Kenapa harus teriak," kata Susno saat dihubungi, Senin (5/4/2010).
Susno menilai, kabar tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang benci terhadapnya. Terutama karena ia saat ini sedang membongkar kasus markus pajak Rp 28 milliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Susno disebut-sebut menerima duit Rp 6 miliar dari berbagai perusahaan. Duit tersebut dikirim via pengacaranya, Jhonny Situwanda.
Sebelumnya, Dir II Eksus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Raja Erizman pernah mengatakan, Susno sering didatangi markus di ruangan kerjanya. Diduga salah satu diantaranya adalah seorang pengacara.
Menurut informasi, Polri kini sedang melakukan penyelidikan terkait aliran dana tersebut. Namun Polri meminta publik agar tidak mudah mempercayai kabar tersebut.
"Janganlah jadi melebar kita fokus ke kasus Gayus dulu," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang.
(ape/anw)











































