"Saya tidak pernah membicarakan kasus itu pada yang bersangkutan (Panda)," kata Tumpak dalam SMS yang diterima wartawan, Senin (5/4/2010).
Namun demikian, Tumpak mengaku mengenal Panda. "Walaupun memang, saya kenal dia," ujar dia.
Dalam sidang, Dudhie mengaku pernah diminta Panda agar tidak menyebut namanya. Panda berjanji akan membantu Dudhie. Panda menyampaikan hal itu di DPP PDIP pada November 2009, setelah Dudhie diperiksa KPK.
Dudhie mengaku mengantongi bukti itu. Tetapi, saat diminta menunjukkannya Dudhie berdalih hanya membaca sekilas pesan itu.
(aan/ken)











































