"Saya prihatin, hanya karena untuk menjaga kepentingan politik para oknum tidak bertanggung jawab itu, mereka harus membunuh aspirasi pada kader sendiri," terang Guruh dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (5/4/2010).
Menurut Guruh, tindakan tersebut sama saja membunuh demokrasi di tubuh PDIP. Guruh memprediksi, citra PDIP di mata publik juga akan semakin rendah dengan adanya peristiwa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guruh dan Mega, diyakini memiliki pandangan yang sama soal PDIP. Partai ini sudah harus diperbaiki secara menyeluruh.
"Perbedaannya hanya pada langkah yang harus diambil dalam menghadapi kerusakan tersebut," tegas Guruh.
"Janganlah mengadu domba antara saya dengan Ibu Megawati, sementara mereka (oknum) tidak tahu seberapa erat hubungan saya dengan Ibu Megawati," imbuhnya.
(mok/mok)











































