"Kita memilih cara untuk damai. Kita akan bicara dulu sama mamanya dia, belum bicara sepatah apapun lalu sudah gitu (melapor ke polisi)," kata Euodia saat dihubungi detikcom, Minggu (4/4/10).
Euodia tidak mengerti mengapa dia dan teman-temannya diadukan ke polisi. "Kita bertiga juga nggak mengerti kenapa ada lebam-lebam. Kita nggak sentuh dia sampai timbulkan kayak gitu," ucapnya.
Namun begitu, Euodia mengaku belum mendapat panggilan dari kepolisian. "Kita belum dipanggil polisi dan sekolah juga nggak telepon," akunya.
Vhia menyatakan, kondisi di kantin saat itu pun ramai. Tidak ada siswa lain maupun karyawan kantin yang melihat mereka mencengkram sampai biru. "Lebam bukan disebabkan oleh ketiga senior ataupun senior yang lain," yakinnya.
Euodia menyatakan dirinya tidak merasa bersalah. "Kita juga nggak apa-apain dia. Saksi juga banyak," tuturnya. (amd/fay)











































