Pansus Mafia Pajak Baik, Asal Jangan Dipolitisasi

Pansus Mafia Pajak Baik, Asal Jangan Dipolitisasi

- detikNews
Minggu, 04 Apr 2010 05:51 WIB
Pansus Mafia Pajak Baik, Asal Jangan Dipolitisasi
Jakarta - Komisi III DPR mewacanakan dibentuknya Pansus Mafia Pajak sebagai jawaban atas makin maraknya kasus kejahatan pajak di Indonesia. Usulan ini dianggap baik asalkan tidak dipolitisasi.

"Kalau memang mau membongkar mafia pajak nggak jadi masalah. Cuma ada batasannya, jangan dipolitisasi lagi seperi Pansus Century," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit kepada detikcom, Sabtu (3/4/2010) malam.

"Artinya, dari kriminalisasi hingga usulan dicopot (dalam kasus Angket Bank Century). Itu bukan kewenagan DPR," imbuh Arbi.

Setiap pansus yang dibentuk oleh DPR berfungsi sebagai pengontrol. Sehingga menurut Arbi tidak masalah jika DPR kembali membentuk pansus kalau memang tujuannya benar-benar bisa menyelesaikan kasus mafia pajak di Indonesia.

"Seluruh pansus untuk mengontrol, terutama kalau pansus angket. Kecuali kalau Pansus RUU, itu fungsi legislasi," papar pria yang suka menguncir rambutnya ini.

Arbi menegaskan, janganjika Pansus Mafia Pajak ini dibentuk, anggota Dewan agar tidak 'menghajar' kebijakan yang telah dibuat oleh instansi terkait. "Misalkan remunerasi disalahkan. Itu sudah politis. Sebab itu mengotak-atik kekuasaan, bukan mengawasi kekuasaan," imbuhnya.

Menurutnya, ada tiga hal yang yang bisa membuat para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak tidak tergoda dengan mafia pajak. Pertama, menurutnya gaji harus pas, moral cukup dan sistem tersedia.Β 

"Saat ini baru dilaksanakan satu, yakni gaji pas. Harusnya sitem juga dirubah, dan moral harus diuji satu-satu. Yang bermoral korup harus dikeluarin," usul Arbi.

(anw/anw)


Berita Terkait