Menurut saksi, pria tersebut menembaki kepala para korban sehingga tewas.
Juru bicara petugas keamanan Baghdad Maj Gen Qassim al-Moussawi mengatakan, polisi menemukan 7 orang yang masih selamat di area penembakan tersebut.
"Kita juga mengamankan senjata yang digunakan untuk melakukan penyerangan ini," kata Qassim seperti dilansir BBC, Minggu (4/4/2010).
Anehnya, segerombolan pria bersenjata tersebut menggunakan seragam tentara nasional Irak. Pejabat lokal setempat, Muhammad Mubarak menyebut kejadian ini sebagai tragedi.
"Sebuah kelompok yang memakai seragam tentara nasional menembaki para korban di depan rumah mereka sendiri," kata Mubarak.
"Mereka menggedor pintu, meminta agar si pemilik rumah keluar. Dan ketika pria atau pun wanita yang keluar membuka pintu langsung mereka tembak mati. Benar-benar biadap," kata Menteri Pertahanan Irak Mohammad al-Askari.
(anw/anw)











































