"Anti-neoimperialisme dan anti-neolib dalam segala bentuk dan manifestasinya," tegas Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Tjahjo Kumolo, kepada detikcom, Sabtu (3/34/2010).
Selain menjadi asas perjuangan, lanjut Tjahjo, Pancasila 1 Juni 1945 juga harus dijadikan sebagai teori rujukan dalam menentukan titik tolak berfikir, bersikap dan berperilaku para kader PDIP dalam kiprah di masyarakat.
"Bahwa rumusan gotong royong sebagai substansi dan atau esensi Pancasila 1 Juni 45 harus dapat diwujudkan dalam aksi, yakni program utama yang bersifat strategis dan konsisten," kata Tjahjo.
(lrn/lh)











































