Pemprov DKI Lemah Jaga Aset, Diduga Ada Markus

Pemprov DKI Lemah Jaga Aset, Diduga Ada Markus

- detikNews
Kamis, 01 Apr 2010 19:18 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI sering kali kalah dalam persidangan terkait aset yang dimiliki. Sebut saja sengketa Lapangan Persija Jakarta Barat, Tanah Bekas Walikota Jakarta Barat dan kasus terakhir sengketa tanah seluas kurang lebih 10 Ha di Cengkareng Barat, Pemprov pun kalah di tingkat pertama.

Lalu mengapa Pemprov selalu kalah setiap kali perebutan lahan dengan pihak swasta?

"Ini bukti jika Pemprov DKI lemah dalam membuktikan aset-aset yang dimilikinya," ujar Anggota Penelitian dan Pengembangan (Litbang) LBH Jakarta Edy Halomoan Gurning saat dihubungi detikcom, Kamis (1/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Edy, kelemahan pembuktian terhadap aset-aset yang dimiliki akibat buruknya sistem administrasi yang diterapkan Pemprov untuk mengelola aset-asetnya.

"Jika terus seperti ini, dalam artian tidak ada perbaikan administrasi terhadap aset yang dimiliki, nantinya setiap orang bisa mengklaim itu hak miliknya," paparnya.

Selain lemahnya pembuktian, Edy juga menduga kalahnya Pemrov DKI disinyalir ada markus di sengketa tersebut. "Modus markus biasanya mendekati semua pihak, tidak hanya penegak hukum tapi juga orang dalam (Pemprov DKI) agar kasusnya menjadi lemah," pungkasnya.

(her/mad)


Berita Terkait