"Nunggu rektor. Minggu depan baru sampai," kata Humas Undip, Agus Naryoso melalui ponsel, Kamis (1/4/2010).
Agus menjelaskan, saat ini, rektor masih berada di Belanda. Karena implikasi pembatalan BHP sangat krusial, pihak kampus tak berani bersikap tanpa kehadiran rektor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin minggu depan, setelah tiba dari Beladan,Β pak rektor akan bersikap," tambah dosen FISIP ini.
Sebagai universitas negeri favorit, biaya kuliah di Undip terhitung tinggi. Kampus ini sempat menunda menjadi BHMN, karena khawatir biaya kuliah kian membengkak.
(try/djo)











































