"Iya memang ada (pertemuan), tetapi itu tidak secara khusus dengan PDIP," kata Miranda di persidangan terdakwa Dudhie di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (1/4/2010).
Menurut Miranda, selain dengan PDIP, dia juga melakukan pertemuan dengan fraksi lainnya.
"Saya tidak ingat dengan siapa saja karena pada saat itu yang terima telepon sekretaris saya," kata Miranda yang tampil modis berbalut blus dan rok hitam dan berambut ungu ini.
Miranda juga tidak membantah pertemuan dengan PDIP di Klub Bimasena, Hotel Dharmawangsa. Bahkan, pertemuan itu, Miranda yang membayari.
"Karena itu tidak sembarang orang yang bisa pakai. Kebetulan saya member di Klub Bimasena," akunya.
"Anda yang bayari?" tanya hakim Nani.
"Iya," jawab Miranda. (Rez/nrl)











































