"Mudah-mudahan Senin bisa keluar (hasil tes DNA)," kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Fadhil Imran, saat dihubungi wartawan, Kamis (1/4/2010).
Menurut dia, sudah ada beberapa keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga. Namun setelah diperiksa ternyata belum ada keluarga yang mengarah ke korban mutilasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah dari tato kupu-kupu di kaki bisa dipastikan korban adalah orang 'nakal'? "Segala kemungkinan bisa saja. Bisa orang nakal, orang baik, waria. Tetapi, kita tidak bisa menduga-duga. Tunggu saja sampai tes DNA keluar," kata Fadlil.
(aan/nrl)











































