"Tidak pernah saya menjanjikan sesuatu kepada partai," kata Miranda ketika ditanya apakah pernah menjanjikan sesuatu agar terpilih sebagai DGS BI pada 2004.
Miranda menyatakan itu dalam persidangan terdakwa Dudhie Makmun Murod di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (1/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak menggalang dukungan. Tetapi memang fraksi mengundang saya," kata guru besar FE UI yang modis ini.
Miranda mengaku tidak tahu menahu soal aliran cek perjalanan Rp 9,8 miliar ke PDIP terkait kemenangan dirinya. Dia baru tahu soal aliran cek itu lewat media massa pada Agustus 2008.
"Saya baru tahu dari media Agustus 2008 saat ini ramai," kata wanita yang tampil berambut ungu ini.
(Rez/nrl)











































