Ketua DPW PBB Jatim, Sudarno Hadi, menegaskan, tidak bisa menghormati hak sipil seorang warga negara yang justru mempertaruhkan masa depan umat atau rakyat. Kalau sampai Jupe lolos, katanya, ini merupakan tanda-tanda zaman akan berakhir dan simbol akan runtuhnya moralitas bangsa.
“Dalam praktek dan teori leadership. Siapapun yang akan memimpin orang lain pasti dipersyaratkan mampu memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Jadi silahkan di simpulkan sendiri sosok Jupe,” tegas Sudarno lewat pernyataan tertulis kepada detikcom dengan judul 'Jangan Pertaruhkan Umat di Bibir Julia Perez', Kamis (1/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi tidak ada rapat, apalagi hanya membahas seorang Jupe. Buang energi saja. Problematika umat yang menyangkut kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan dan pengikisan akidah, menjadi prioritas utama,” tambah Sudarno.
Sudarno menambahkan, ciri masyarakat yang sakit selalu ditandai dengan perilaku politik yang menyimpang dari moralitas (moral hazard). Hal itu ditandai dengan bagaimana dan siapa yang dipilih menjadi pemimpinnya.
(lrn/lrn)










































