"Ke depan, bangsa menjadi jangkar politik santun. Seperti yang disampaikan SBY, Anas dekat dengan gaya politik SBY. Ke depan, saya ingin manajemen kesantunan menjadi sebuah power," kata Mubarok usai acara diskusi di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (31/3/2010).
Ditanya soal waktu deklarasi Anas, Mubarok belum bisa memastikannya. "Nggak harus sekarang. Sekarang masih komunikasi dengan DPC, nanti dekat kongres (deklarasinya)," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin buat paradigma baru. Dulu Nabi Muhammad pernah mengutus pemuda 18 tahun, ternyata berhasil. Kita ingin mengulang pemimpin yang kita usung itu muda," kata Mubarok.
(lrn/fay)











































