Demikian seperti diberitakan kantor berita Rusia, Interfax dan dilansir Reuters, Rabu (31/3/2010).
Salah satu pengebom menyamar sebagai perwira polisi. Serangan bom itu terjadi di Kota Kizlyar. Seorang pengebom bunuh diri meledakkan bahan peledak dalam sebuah mobil ketika kendaraan tersebut dihentikan oleh polisi lalulintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan bom ini terjadi hanya dua hari setelah dua ledakan bom yang mengguncang Moskow. Aksi bom yang dilakukan dua wanita pengebom bunuh diri itu menewaskan 39 orang. Otoritas Rusia menuding kelompok pemberontak dari North Caucasus, yang mencakup Dagestan dan Chechnya, sebagai dalang serangan bom itu.
(ita/nrl)











































