Speedboat yang kelebihan muatan itu bertolak dari Nunukan, Kalimatan Timur dan tenggelam di dekat Pulau Tawau di negara bagian Sabah, Malaysia pada Selasa, 30 Maret.
Kelima korban tewas diidentifikasi sebagai Eppy Jupri (3), Hairi Patta (7), Aswin Asri (13), Sonna Bakar (25) dan Justina Omar (31). Demikian seperti diberitakan media setempat, Malaysian Insider, Rabu (31/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke-17 penumpang kapal yang selamat termasuk dua bayi berumur 5 bulan bernama Asrul Hamsa dan Aldi Jupri yang berusia setahun.
Mereka diselamatkan setelah operasi penyelamatan yang berlangsung dua jam. Operasi itu melibatkan dua kapal patroli Unit Operasi Kelautan Tawau yang dibantu badan-badan penegakan hukum lainnya.
Namun hingga kini nakhoda kapal belum ditemukan. Pria berusia 30 tahun yang biasa dipanggil Antok itu kabur setelah musibah tenggelamnya kapal tersebut. Kepolisian Tawau terus melakukan pengejaran.
(ita/nrl)











































