"Siapa saja yang ikut menerima uang itu, nanti kita akan konfrontir (Gayus)," ujar Direktur Kitsda Bambang Basuki kepada detikcom, Rabu (31/3/2010).
Bambang mengatakan, sambil menunggu konfrontasi, pihaknya masih terus mendalami berkas-berkas yang sudah dikumpulkan. Kitsda juga sudah menonaktifkan 10 atasan Gayus. Dari 10 orang tersebut, Kitsda akan melihat apakah kesalahannya disengaja atau tidak.
"Kita lihat kesalahannya di mana. Apa main teken saja, nggak ngecek-ngecek lagi. Disengaja atau tidak, masih dipelajari," katanya.
Kitsda memeriksa Gayus pada Senin 22 Maret. Pada Rabu 24 Maret, dia menghilang ke Singapura.
(gus/nrl)











































