"Iya keluarga masih di dalam Mas, Pak Polisi juga masih ada," ujar salah seorang pegawai RS Mitra Internasional yang enggan di sebutkan namanya, di RS Mitra Internasional Jl Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu malam (31/3/2010).
Dari penuturan seorang petugas administrasi menyebutkan jika Ibrahim masuk ke kamar 206 tersebut dengan tergesa-gesa diiringi beberapa petugas kepolisian berbaju preman.
"KTP nya saja gak dikasih, katanya nantinya," kenang ujar petugas administrasi ketika dirinya meminta kartu identitas pasien kepada petugas kepolisian yang mengiringi Ibrahim.
Ibrahim merupakan hakim PT TUN yang ditangkap KPK lantaran dugaan suap Rp 300 Juta. Pemeriksaan terhadap hakim yang tengah menangani sengketa lahan ini terpaksa ditunda karena yang bersangkutan saat sedang sakit akibat gagal ginjal dan komplikasi yang dialaminya.
(her/Rez)











































