Sebanyak 9 anggota kelompok milisi Kristen, Hutaree, yang berbasis di Michigan, ditangkap dalam serangkaian operasi FBI di Michigan, Ohio dan Indiana.
Kesembilan orang itu termasuk sepasang suami istri bersama dua putra mereka. Demikian diungkapkan para penuntut umum seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (30/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hutaree merupakan kelompok yang menyebut diri mereka "pejuang Kristen". Mereka melakukan latihan paramiliter untuk persiapan atas kedatangan anti-Kristus.
Kesembilan anggota Hutaree yang ditangkap tersebut dikenai dakwaan berencana membunuh seorang perwira polisi dan kemudian mengebom para pelayat di acara pemakamannya.
Dikatakan para penuntut umum, FBI bergerak cepat menangkapi mereka setelah mengetahui bahwa kelompok tersebut berencana melakukan serangan pada April mendatang.
Hutaree memandang pemerintahan federal AS sebagai penindas. Kelompok tersebut berharap dengan membunuh seorang perwira polisi, mereka kemudian bisa menggunakan bom-bom rakitan untuk membunuh lebih banyak polisi yang menghadiri pemakaman perwira polisi tersebut. Semua itu dilakukan sebagai upaya melakukan perlawanan terhadap pemerintah AS.
(ita/gah)











































