"Saya ini orang NU sejati, lahir dan besar dari keluarga NU. Sehari-hari amaliah saya juga NU. Kan wajib hukumnya saya memberikan selamat kepada pimpinan saya," kata Marzuki kepada wartawan usai bertemu Kiai Said di kediamannya, Ciganjur, Jakarta, Selasa (30/3/2010).
"Kalau minta dukungan, tidak ada. Tidak ada hubungannya, yang memilih kan DPD dan DPC. Kita ini murni silaturahmi. Kalau minta doa, itu benar, demi kemaslahatan umat, semoga semua urusan kita dimudahkan," imbuh Ketua DPR ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita diskusi banyak bagaimana kita bisa memaksimalkan peran NU dalam bidang pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan," paparnya.
Hal senada juga disampaikan Kiai Said. Menurutnya, kehadiran Marzuki ke rumahnya semata-mata untuk bersilaturahmi dan saling mendoakan. " Kita hanya silaturahmi. Kita saling mendoakan, karena sesama muslim kita harus saling mendoakan. Tidak ada kaitannya soal dukung mendukung," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, kehadiran Marzuki Alie yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat ke kediaman Kiai Said diduga karena ingin meminta dukungan. Namun dugaan itu dibantah. Kehadiran Marzuki yang mengaku sebagai warga Nahdliyin sudah seharusnya mengucapkan selamat kepada pimpinannya yang baru terpilih.
(yid/fay)











































