Tiga penghuni kos menjadi korban dalam peristiwa ini, yakni pemilik kamar Nurhayati (35) dan putranya Ilham (7), serta tetangga kamar Nurhayati, Rosmala (22). Ketiga korban saat ini sudah dirawat di RS Islam Faisal.
Menurut keterangan warga di samping rumah kos, Fadila, peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 06.15 Wita. Suara ledakan seperti gemuruh. Tembok rumah Fadila yang persis berdampingan dengan kamar sumber ledakan, terasa bergetar seperti gempa bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini tim Labfor Polda Sulselbar dibantu tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sulselbar sementara melakukan olah TKP. Rumah kos yang berjumlah 12 kamar ini juga sudah diberi garis polisi.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, namun salah satu anggota Jibom yang ditemui detikcom mencurigai ledakan disebabkan kebocoran tabung gas elpiji 3 Kg yang berada di kamar Nurhayati.
Dari pantauan detikcom, tembok depan kamar Nurhayati roboh dan atap sengnya terbongkar. Perabotan milik Nurhayati berserakan di setiap sudut kamar Nurhayati yang bekerja di Dinas Kebersihan Kab. Gowa ini. Kaca-kaca kamar tetangga Nurhayati juga ikut pecah karena getaran ledakan. (mna/lrn)










































