Telepon Dmitry Medvedev, Obama Sampaikan Simpati

Ledakan Bom di Rusia

Telepon Dmitry Medvedev, Obama Sampaikan Simpati

- detikNews
Selasa, 30 Mar 2010 04:15 WIB
Telepon Dmitry Medvedev, Obama Sampaikan Simpati
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menelepon Presiden Rusia Dmitry Medvedev untuk menyatakan rasa simpatinya atas peristiwa ledakan bom di Rusia. Obama juga menawarkan bantuan untuk menyelidiki serangan itu.

Obama menelepon Medvedev, Senin (29/3) kemarin, waktu setempat, seperti dikutip oleh reuters, Selasa (30/3/2010).

"Presiden Obama mengatakan AS siap untuk bekerja sama dengan Rusia untuk membantu membawa ke pengadilan mereka yang melakukan serangan ini," demikian statemen Gedung Putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setidaknya 38 orang tewas akibat ledakan bom yang mengguncang dua kereta di stasiun metro Moskow, Rusia. Bom tersebut diledakkan oleh dua pengebom bunuh diri. Keduanya perempuan.

Ledakan bom pertama terjadi sebelum pukul 08.00 dan menghantam gerbong kedua sebuah kereta yang berhenti di stasiun metro Lubyanka, dekat markas badan keamanan domestik Rusia, FSB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar 40 menit kemudian di stasiun metro Park Kultury.

Ini merupakan serangan bom terburuk dalam enam tahun. Pada Februari 2004 lalu, serangan bom bunuh diri menewaskan 39 orang di sebuah kereta api di Moskow. Lebih dari 100 orang lainnya terluka dalam serangan itu.

(irw/asp)


Berita Terkait