Hingga pukul 02.10 WIB, Selasa (30/3/2010), sekitar 17 mobil pemadam masih berada di lokasi untuk memadamkan sisa-sisa kebakaran. Sebelumnya, petugas mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena letak ruko yang berada di jalan kecil.
Menurut seorang saksi mata, Tri, si jago merah mulai memercik dari lantai 1 ruko sekitar pukul 23.30 WIB, Senin (29/3). Karena api masih kecil, ia memberanikan diri untuk mendekat dan menggedor-gedor pintu ruko agar penghuninya keluar.
"Saat api masih kecil, kami menggedor-gedor ruko itu, tapi yang di dalam malah cuek. Mereka ada di lantai 2 dan baru sadar setelah api membesar," ujar Tri kepada detikcom.
Dikatakan Tri, api benar-benar membesar dan sulit dikendalikan setelah 30 menit kebakaran berjalan. Petugas pemadam mengalami kesulitan menjangkau titik api akibat letak ruko yang berjarak sekitar 100 meter dari Jl Gadjah Mada.
Petugas sempat menutup jalan tersebut di ruas Kota menuju ke arah Harmoni untuk memudahkan mereka bekerja. Arus lalu lintas digabungkan menjadi satu di arah sebaliknya. Akibatnya kemacetan pun tidak bisa dihindarkan. Namun, pasca padamnya api, lalu lintas sudah kembali normal.
Sementara itu, api yang melalap ruko sepanjang 20 meter tersebut diduga akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Api juga tidak sempat menjalar ke bangunan di samping ruko.
(irw/irw)











































