Serangan bom itu terjadi saat jam sibuk. Tempat kejadian adalah stasiun kereta bawah tanah yang sedang dipenuhi oleh para komuter.
Para jaksa Rusia mengatakan, mereka menduga aksi pengeboman ini dilakukan oleh para teroris. Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut.
Ledakan pertama terjadi di gerbong kedua sebuah kereta api yang sedang berhenti di stasiun metro Lubyanka, dekat dengan markas badan keamanan domestik utama Rusia (FSB). Ledakan tersebut terjadi pada pukul 07.56 waktu setempat dan menewaskan 23 orang.
Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Darurat Rusia Irina Andrianova. "Ledakan menghantam gerbong kedua sebuah kereta metro yang berhenti di Lubyanka pada pukul 07.56," kata Andrianova kepada Reuters, Senin (29/3/2010).
Ledakan lainnya menghancurkan gerbong kedua sebuah kereta di stasiun metro Park Kultury pada sekitar pukul 08.37 waktu setempat. Ledakan bom tersebut menewaskan 14 orang.
Sistem subway Moskow merupakan salah satu yang tersibuk di dunia dengan mengangkut sekitar 7 juta penumpang rata-rata pada hari kerja.
(ita/nrl)











































