"Semakin lama kita bangun, semakin lama kita merugi. Rakyat yang butuh infrastruktur itu rugi dan perekonomian Jawa Timur juga merugi," kata SBY, Senin (29/3/2010), usai meninjau wilayah yang empat tahun terakhir terendam lumpur Lapindo.
Berdasar pemaparan Kepala BPLS Soenarso, disebutkan pembangunan kembali infstruktur kurang menunjukkan kemajuan signifikan. Faktor utama penyebabnya adalah masalah ganti rugi untuk lahan yang ditunjuk sebagai lokasi pembangunan berbagai infrastruktur masing-masing.
"Di samping pemerintah agar memberikan ganti yang cukup, kepada masyarakat saya harapkan pengertiannya dan kerjasamanya. Jangan terpengaruh spekulan tanah agar infrastruktur ini bisa segera kita bangun," ujar SBY.
Sarana infstruktur di Porong yang terendam dan terancam sebaran lumpur Lapindo amat banyak. Di antaranya adalah ruas jalan tol, jalur rel, kabel listrik tegangan tinggi, pipa gas dan jaringan air bersih.
(lh/anw)











































