"Yang pertama adalah kaderisasi. Tanpa kaderisasi PD tidak akan memiliki kader yang loyal terhadap partai," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Lili Romli.
Hal ini disampaikan Lili dalam diskusi politik "Partai Demokrat Masa Depan" di Krakatau Hall Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (29/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sangat penting bagaimana pengurus bisa bekerja maksimal di tengah kondisi infrastruktur yang tidak optimal," papar Lili.
Lili kemudian meminta PD mencontoh Golkar dan PDIP yang sudah mapan di grass root. PD diminta menjaga persatuan PD untuk mengamankan suara di 2014.
"PD harus mencapai grass root seperti PDIP dan Golkar, jangan malah pecah. PDIP dan Golkar saja bisa berkurang karena polemik internal apalagi PD yang masih baru," Lili mengingatkan.
Kemudian yang paling fundamental, menurut Lili, PD harus mampu mengubah kekuatan dari figur menjadi sistem. Siapa pun ketum PD harus mampu memisahkan PD dengan SBY.
"PD harus melakukan transformasi dari mengandalkan figur ke sistem. Pimpinan PD harus mampu memisahkan PD dari figur SBY. Tanpa demikian, saya tidak tahu bagaimana PD ke depan," tutup Lili.
(van/anw)











































