Demikian dikatakan Pengamat Politik LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Siti Zuhro dan Pengamat Politik CSIS (Centre for Strategic and International Studies) J Kristiadi, saat dihubungi secara terpisah, Minggu (27/3/2010).
Siti Zuhro mengungkapkan, pada kongres PDI Perjuangan yang rencananya akan digelar awal April mendatang, sosok Megawati sebagai Ketua Umum memang masih sulit tergantikan. Namun demikian, demi kepentingan pengembangan partai ke depan, tidak bisa tidak, orang-orang yang mendampingi Megawati di jajaran DPP haruslah kader yang memiliki kualitas, kapabilitas, dan kapasitas yang memadai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa pun mereka, kader-kader PDIP yang ingin masuk ke jajaran DPP diberi kesempatan untuk presentasi. Presentasi bisa dilakukan saat pra kongres, atau jika memungkinkan pada saat kongres, dengan SC (Steering Committe) difungsikan sebagai tim penjaring," jelasnya.
Dari proses penjaringan itu, lanjut Siti, nama-nama kader yang dinilai tepat untuk duduk di jajaran DPP kemudian diusulkan ke Ketua Umum. Dengan demikian, jika nantinya kongres menyepakati sistem formatur tunggal di mana Ketua Umum diberi kewenangan untuk menentukan orang-orang yang akan duduk di DPP, Ketua Umum telah memiliki acuan yang pas.
Sementara itu, J Kristiadi mengatakan, jika pada kongres PDI Perjuangan nanti Megawati masih tetap dipertahankan sebagai Ketua Umum, maka dua hal harus dilakukan oleh partai moncong putih tersebut. Pertama, Mega harus didampingi oleh orang-orang yang mengerti betul organisasi dan masa depan partai. Kedua, harus ditentukan apa agenda partai ke depan.
Pengamat CSIS tersebut melihat, dalam 10 tahun terakhir ini telah muncul kader-kader PDI Perjuangan yang pantas mendampingi Mega secara rasional dan demokratis. Mereka inilah yang semestinya direkrut untuk memperkuat DPP.
"Mega harus menyadari bahwa pola kepemimpinan kharismatik sebagaimana yang terjadi di PDI Perjuangan selama ini pada saatnya akan berakhir," katanya.
Karena itulah, penting jika dalam kongres PDI Perjuangan yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat dilakukan proses penjaringan untuk mendapatkan kader-kader andal untuk duduk di jajaran DPP, mendampingi Mega. Proses penjaringan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya, membentuk tim
penjaringan yang terdiri dari Dewan Pertimbangan dan DPD-DPD.
(zal/nwk)











































