Seminar Vatikan: Peran Pancasila Akan Lebih Mengemuka

Seminar Vatikan: Peran Pancasila Akan Lebih Mengemuka

- detikNews
Minggu, 28 Mar 2010 12:27 WIB
Seminar Vatikan: Peran Pancasila Akan Lebih Mengemuka
Kota Suci Vatikan - Peran Pancasila akan lebih mengemuka di era globalisasi ini, di mana ketidakpastian meningkat, batas antarnegara, bangsa, kebudayaan dan agama juga semakin tipis.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan Suprapto Martosetomo dalam seminar sehari di Kota Suci Vatikan, (27/3/2010).

Seminar hasil kerjasama KBRI Vatikan dengan Ikatan Rohaniwan-Rohaniwati Katolik Indonesia di Kota Abadi (IRRIKA) itu mengangkat tema "Pancasila sebagai Pandangan Hidup (Bangsa Indonesia) dalam Konteks Modernitas Cair."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Suprapto, peranan itu lebih mengemuka karena Pancasila sebagai sebuah bentuk kristalisasi dari pluralitas norma, adat serta agama telah sejak lama mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul di masyarakat Indonesia.

"Sebagai ideologi negara, Pancasila juga telah terbukti mampu hadir di sepanjang perjalanan sejarah bangsa Indonesia," ujar Suprapto, seperti disampaikan Sekretaris III Fungsi Pensosbud Bonifacius Riwi Wijayanto kepada detikcom, Sabtu hari ini.

Meskipun demikian, lanjut Suprapto, perlu ada kesinambungan kecintaan dan pengamalan Pancasila untuk menjamin bahwa Pancasila tetap relevan sebagai perekat keanekaragaman masyarakat.

Kondisi tersebut akan tercipta apabila setiap individu masyarakat Indonesia secara sadar senantiasa mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Pancasila bukan pilihan tapi kebutuhan bangsa Indonesia," demikian Suprapto.

Nilai Bersama

Sementara itu Markus Solo Kewuta SVD, pejabat Kepausan Dewan Dialog Antaragama mengatakan bahwa pluralitas masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal agama, merupakan sejarah dan proses panjang, yang diperkirakan telah mencapai ratusan ribu tahun.

Hal itu telah menyebabkan keagamaan sangat menyatu dengan masyarakat Indonesia. Selain sebuah hal positif, kondisi tersebut juga telah menyebabkan ruang gerak agama terlalu besar di ruang publik.

"Dampaknya adalah justru muncul kecenderungan terjadi pelanggaran kebebasan beragama," tegas Markus.

Dikatakan bahwa Pancasila memiliki peranan penting untuk mengatasi hal tersebut, sebab nilai-nilai dalam Pancasila memiliki nilai umum dengan nilai-nilai yang telah dimiliki masyarakat Indonesia.

Seminar sehari tersebut berlangsung hangat dan produktif. Peserta sepakat bahwa Pancasila sebagai ideologi dan cara pandang bangsa Indonesia merupakan jawaban atas tantangan yang dihadapi masyarakat Indonesia.

(es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads