"PPP menyambut baik terpilihnya duet KH Said Aqil Siradj dan KH Sahal Mahfudh, sebagai duet yangΒ melambangkan regenerasi kepemimpinan dan revitalisasi khittah 1926," kata wakil sekjen PPP, M Romahurmuziy dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (28/3/2010).
KH Said Aqil terpilih menjadi ketua umum PBNU yang baru. Sedangkan KH Sahal untuk ketiga kalinya kembali duduk sebagai Rois Am PBNU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romahurmuziy yakin jika kedua orang tersebut akan mampu membawa NU tetap pada tradisinya di tengah globalisasi dan transformasi iptek. Ia berharap, NU masih akan tetap fokus pada program pelayanan masyarakat.
Romahurmuziy juga berharap, NU di bawah kepemimpinan mereka berdua, akan berhasil menjaga jarak dengan politik praktis.
"NU diharapkan dapat menjaga jarak yang sama terhadap seluruh partai politik, memerankan diri sebagai penjaga politik moral sehingga memayungi seluruh kekuatan politik di Indonesia," tandasnya.
(mok/mok)











































