Adik kandung Gus Dur yang biasa disapa Gus Sholah yang mengantongi dukungan 83 suara itu, hanya bisa diam dan meladeni orang-orang yang mau menyalaminya, sebelum pergi meninggalkan arena Muktamar NU ke 32 dengan menggunakan mobil Toyota Alphard berplat DD 92 BN, di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sabtu (27/3/2010).
Sementara, Ulil Abshar Abdala yang hanya mendapat dukungan 22 suara, saat ditemui detikcom di luar ruangan pemilihan mengaku kaget dan tidak pernah mengira sebelumnya bisa mendapat dukungan tersebut. Sebab, lanjut Ulil, ia merasa dimusuhi oleh para kiai karena membawa gagasan pemikiran liberal di dalam tubuh NU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tersingkir di putaran awal, Ulil tetap optimis bisa kembali tampil di pencalonan ketua umum PBNU lima tahun mendatang. Ia menganggap kedua calon ketua umum yang bertarung, yakni KH Said Aqil Siradj dan Slamet Effendy Yusuf, akan lebih baik dari ketua sebelumnya.
"Insya Allah hari depan NU di tangan kedua calon ini bisa menjadi lebih baik, sebab kalau nanti lebih jelek itu dicirikan Nabi Muhammad sebagai orang-orang yang bangkrut," tandas Deputi Direktur Freedom Institute ini.
(mna/mad)











































